Ada 4 Peran Industri Migas dalam Pengembangan UKM

Kamis, 20 Desember 2018 07:23:43
Reporter : Renni Susilawati
Ada 4 Peran Industri Migas dalam Pengembangan UKM

Surabaya (beritajatim.com) - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Mas Purnomo Hadi menargetkan hingga akhir tahun ini transaksi bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan mencapai Rp 45 triliun dibandingkan tahun lalu mencapai Rp 30 triliun.

Salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah mendorong pelaku UKM menggunakan berbagai strategi pemasaran termasuk berjualan di berbagai e-commerce online.

Hal yang sama juga dikatakan Drajat Irawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, yang membeberkan  Pemerintah Provinsi Jawa Timur di tahun 2019 mentargetkan 27.000 UMKM masuk ke marketplace digital.

\"Target Pemprov Jatim dan Pak Gubenur, di tahun 2019 adalah 27.000 UMKM masuk Marketplace digital. Sementara hingga akhir tahun 2018 ini, ditargetkan 1.200 UMKM bisa masuk ke pasar digital ekspor,\" jelas Drajat Irawan.

UMKM di Jatim potensinya sangat besar. Memberi kontribusi yang tinggi pada PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) Jatim.

\"Bahkan secara nasional, kontribusi di Jatim mencapai 20 persen. Nomor dua setelah DKI Jakarta. Dan ini membuat Jatim mentargetkan bisa menghadapi tantangan industri 4.0 di masa mendatang mulai saat ini,\" ungkap Drajat.

Di penghujung tahun 2018 ini, pihaknya juga menyiapkan langkah Warung Digital yang akan dimulai pada Natal 2018.

Saat ini dukungan kepada UMKM tidak lagi sekadar menjual produk secara konvensional saja. Tren memanfaatkan teknologi seperti program pemerintah pusat dimana tahun-tahun mendatang UMKM harus bisa meningkatkan potensinya dengan memanfaatkan era industri 4.0. Memanfaatkan teknologi untuk produksi, pengemasan, penjualan hingga promosi.

Dukungan UMKM untuk meningkatkan kapasitasnya juga dilakukan oleh PT ExxonMobile Indonesia, sebagai salah satu perusahaan Kontrak Kerjasama Kontruksi dan Operasional (KKKS) di usaha hulu Minyak dan Gas.

\"Kami mendapat dukungan dari SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) dalam rekomendasi pemberian bantuan kepada UMKM. Untuk saat ini masih terbatas di wilayah kerja kami yang di Jatim ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, serta di Jateng, Kabupaten Blora,\" jelas Erwin Maryoto ,Vice President Public & Government Affairs ExxonMobile Indonesia.

Kepala SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Mashyar, menyebutkan bila industri hulu migas juga memiliki peran yang bisa dipakai untuk UMKM.

\"Ada empat kontribusi industri hulu migas yang bisa mendorong UMKM di era industri 4.0 ini,\" tandas Ali.

Empat kontribusi itu antara lain, penyerapan tenaga kerja lokal, terciptanya multiplayer effect, program pengembangan masyarakat,  dan dana bagi hasil minyak.

Sementara fokus program pengembangan masyarakat yang dilakukan SKK Migas melalui KKSO (Kontrak Kerjasama Kontruksi dan Operasional) antara lain dengan melakukan pengembangan ekonomi masyarakat mendorong berkembangnya UMKM.

\"Kemudian pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Juga kemudahan akses informasi, untuk mengambil kesempatan yang ada. Yaitu melalui smartphone , internet dan lainnya,\" tandas Ali. [rea/but]

Tag : skk migas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas