30 Persen Produksi Migas Indonesia dari Jatim

Rabu, 05 Desember 2018 19:36:38
Reporter : Oryza A. Wirawan
30 Persen Produksi Migas Indonesia dari Jatim

Jember (beritajatim.com) - Kepala Divisi Audit Kontraktor Kontrak Kerjasama Eksploitasi SKK Migas Arief Sukma Widjaja mengatakan, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang penting dalam peta produksi minyak dan gas bumi Indonesia.

"Tiga puluh persen produksi migas berasal dari ladang migas di Jawa Timur. Saat ini ladang migas di Jawa Timur terkonsentrasi di Bojonegoro dan wilayah Pulau Madura," kata Arief, dalam  kuliah umum bertema 'Industri Hulu Migas Membesarkan Bangsa', di Gedung Soetardjo, Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya, bisnis migas adalah bisnis yang memerlukan teknologi tinggi, biaya tinggi, resiko tinggi. Profesionalisme yang tinggi menjadi kebutuhan. "Bayangkan, untuk mengekplorasi dan mengeksploitasi satu sumur minyak saja membutuhkan biaya 5 hingga 10 juta dollar US. Itu pun belum tentu menghasilkan minyak bumi," kata Arief.

Menurut Arief, biasanya dari 10 sumur yang digali umumnya hanya ada tiga saja yang bakal menghasilkan. Ini artinya yang tujuh sumur itu rugi. "Saat ini SKK Migas sendiri mengelola aset senilai 12 milyar dollar US," katanya.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian ESDM masih membuka investasi dari luar negeri dalam bidang migas. Hal ini karena pembiayaan untuk eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi membutuhkan dana yang besar. Pola kerjasama yang digunakan saat ini adalah dengan pola Production Sharing Contract (PSC). [wir/kun]

Tag : skk migas, migas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas