Tahun 2019, Lapangan Migas Kedung Keris Mulai Produksi

Senin, 12 Nopember 2018 14:52:48
Reporter : Tulus Adarrma
Tahun 2019, Lapangan  Migas Kedung Keris Mulai Produksi

Bojonegoro (beritajatim.com)--Pengembangan lapangan minyak dan gas (Migas) Kedung Keris masih terus dikebut ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Lapangan yang terletak di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu ditargetkan bisa mulai berproduksi pada akhir 2019.

“Saat ini sedang dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender pemasangan pipa,” ucap External Affairs Manager EMCL, Dave Ardian Seta, dalam kesempatan pelatihan jurnalistik untuk media massa Bojonegoro, Tuban, dan Blora di Yogyakarta, Senin (12/11/2018).

Lapangan minyak dan gas Kedung Keris memiliki cadangan minyak sebesar 20 juta barel. Berdasarkan AmdalL yang sudah diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), lapangan minyak ini akan berproduksi 10 ribu barel per hari.

“Minyak yang dihasilkan dari Kedung Keris itu disalurkan ke tempat pemrosesan di Lapangan Banyu Urip,” imbuh Dave.

Kontraktor pemenang tender, PT Meindo Elang Indah, saat ini sedang mengerjakan penanaman pipa dari Lapangan Kedung Keris ke Lapangan Banyu Urip. Pipa ditanam di bawah tanah sedalam 1,5 meter berdekatan dengan jalur pipa minyak Banyu Urip ke kapal penampungan di lepas perairan Tuban.

“Kita menggunakan lahan yang sudah ada,” kata Dave. EMCL bersama para kontraktor KKKS Blok Cepu, yaitu Pertamina EP Cepu dan Badan Kerjasama Participating Interest Blok Cepu, menginvestasikan USD 100 juta untuk pengembangan lapangan ini. Produksi di lapangan tersebut dihasilkan dari satu sumur yang akan menambah total produksi EMCL di Blok Cepu.

“Saat ini dari Lapangan Banyu Urip kami sudah berproduksi rata-rata 210 ribu barel per hari,” tegas Dave. [lus/air]

Tag : skk migas, migas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas