Pertamini Kian Menjamur di Bojonegoro

Senin, 01 Oktober 2018 16:46:54
Reporter : Tulus Adarrma
Pertamini Kian Menjamur di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) - Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, memperkirakan jumlah penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran atau Pertamini semakin banyak. Pihak Dinas Perdagangan mengaku tidak bisa mengendalikan perkembangan penjualan BBM eceran tersebut.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Haryana mengatakan, hingga tahun 2018, jumlah Pertamini sudah mencapai 90 pedagang, bahkan diperkirakan terus mengalami peningkatan. "Padahal Pertamini itu ilegal," kata Agus Hariana, Senin (1/10/2018).

Menurutnya, upaya yang telah dilakukan Pemkab Bojonegoro belum ada hasil. Karena, surat yang dilayangkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum ada jawaban. "Kami berupaya untuk koordinasi dengan Menteri ESDM, tapi belum ada jawaban," terangnya.

Keberadaan Pertamini tidak bisa ditindak lanjuti karena tidak ada aturan yang mengatur. Padahal, masing-masing Pertamini harus memiliki standarisasi atau Standart Operating Procedure (SOP). "Kalau tidak standart, dipastikan memberi dampak buruk bagi lingkungan," imbuh mantan Kepala Badan Ketahanan Bojonegoro.

Salah satu pemilik Pertamini, Fanani (45) di Kecamatan Bojonegoro, mengungkapkan, tidak mengetahui detail terkait aturan untuk berjualan bahan bakar minyak (BBM) menggunakan alat layaknya di Stasiun Pembelian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Saya beli ini, sudah komplit semua dari kenalan. Ya aman-aman saja selama jualan," ungkapnya. [lus/but]

Tag : bbm

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas