Tentang Sumber Minyak di Banyuwangi, Ini Kata SKK Migas

Kamis, 13 September 2018 20:43:00
Reporter : Rindi Suwito
Tentang Sumber Minyak di Banyuwangi, Ini Kata SKK Migas

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa) Ali Masyhar menjelaskan rinci mengenai kemungkinan adanya cadangan minyak dan gas di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, hingga saat ini belum ditemukan adanya sumber minyak itu.

Pernyataan singkat itu sekaligus menepis anggapan adanya pertemuan yang diselenggarakan di Bumi Blambangan ini, membahas terkait adanya sumber minyak. "Hingga saat ini eksplorasi bahkan eksploitasi belum ada. Dan belum ditemukan adanya sumber itu," kata Ali Masyhar, Kamis (13/9/2018).

Lalu, apa tujuan SKK Migas ke Banyuwangi ini? Ali mengatakan, kegiatan di Kota Gandrung ini sebagai agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh SKK Migas bersama pihak keamanan.

"Forum Kesekuritian ini tidak lebih dari kegiatan rutin saja. Setiap tahun kita selenggarakan. Tapi bedanya kita beri tema yang berbeda. Kali ini temanya, sinergi pengamanan terhadap ancaman terorisme dan pengelolaan handak dalam industri hulu migas," katanya.

Tema ini dipilih, kata Ali, lantaran kegiatan migas dinilai cukup penting. Selain itu, aktivitas pertambangan minyak gas termasuk sebagai objek vital nasional.

"Karena kami rasa keamanan migas ini lebih, karena jika kegiatan kita tidak aman, kerja tidak tenang," ungkapnya.

Ali menyebut, dalam forum ini sejumlah stakeholder keamanan baik TNI/ Polri akademisi, BNPT diundang untuk memaparkan materi. Termasuk, salah satunya adalah seorang mantan teroris di negeri ini.

"Kalau secara langsung, alhamdulillah ancaman yang disebutkan tadi di hulu migas belum ada. Tapi di luar seperti pipa di jalan raya, di laut seperti di Selat Sunda itu sudah pernah kejadian seperti itu,"

"Termasuk kita juga minta, para narasumber itu memaparkan bagaimana proses cara mereka merekrut, bagaimana ancaman teroris itu. Sehingga dari sini setidaknya gambaran kita tahu, oh ternyata berasal dari berbagai hal. Kemarin disebutkan peling terlihat itu pada sisi ideologisnya," katanya.

SKK Migas, lanjut Ali, kedepan dan berencana memberikan langkah lanjutan dari hasil kegiatan forum tersebut. "Misal, Perlu disiapkan internal aware dengan risiko ini. Diharapkan, dengan ini dapat mengetahui sejak dini mengenai bahaya tersebut. Termasuk juga bagaimana memfilter rekrutmen dan cara memproteksinya," pungkasnya. [rin/but]

Tag : skk migas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas