TKD Pelem Akhirnya Dilepas untuk Pengembangan Proyek J-TB

Minggu, 29 Juli 2018 18:09:16
Reporter : Tulus Adarrma
TKD Pelem Akhirnya Dilepas untuk Pengembangan Proyek J-TB

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Desa Pelem bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Kecamatan Purwosari dan juga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan Musyawarah Desa (Musdes) untuk melepaskan Tanah Kas Desa (TKD) yang akan digunakan pengembangan proyek unitisasi Jambaran Tiung Biru (J-TB).

Selain melepas TKD yang akan digunakan untuk proyek pengeboran gas yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC) itu, Pemdes Pelem juga menentukan tanah calon pengganti. Penetapan lahan tanah calon pengganti TKD seluas 5.136 m persegi.
 
Ketua BPD Pelem, Kecamatan Purwosari, Maftukhan mengatakan, pemilihan tanah calon pengganti TKD tersebut ada delapan bidang. Kesemuanya yakni milik Purnomo, Hadianto, Munadji, Imam Soli, Djarmin, Sonden Winarto, Yusmirah dan Warsini.

"Musdes ini telah melalui serangkaian tahapan, antara lain melalui penilaian delapan tanah calon pengganti yang dilaksanakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)." ujarnya, Minggu (29/7/2018).

Menurutnya, delapan lahan pengganti tersebut telah dikomunikasikan dengan Pemkab Bojonegoro dan Komisi A DPRD Bojonegoro yang kemudian menyarankan untuk memilih lahan yang paling menguntungkan untuk desa, baik dari harga, luasan, kesuburan maupun kemudahan akses menuju lahan pengganti.

"Setelah dilakukan evaluasi dan pengkajian, akhirnya Musdes memutuskan untuk melepas tanah TKD yang akan digunakan untuk proyek JTB dan juga memutuskan lahan pengganti TKD adalah milik Munadji," terangnya.

Sekadar diketahui, Musdes juga dihadiri oleh perwakilan SKK Migas, perwakilan Pertamina EP Cepu (PEPC), Camat Purwosari Bayudono, dan Kepala Desa Pelem Sudawam.

Sementara itu Kades Pelem, Sudawam menyatakan bahwa Musdes yang dilaksanakan desa ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah dilakukan konsultasi dengan pihak terkait, utamanya Pemkab Bojonegoro.

Sudawam berharap setelah Musdes ini, SKK Migas dan PEPC dapat memberi kesempatan lebih kepada masyarakat Desa Pelem dengan mengajak mereka berpartisipasi dalam proyek JTB sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.

PGA & Relations Manager PEPC, Kunadi, mengucapkan terimakasihnya kepada BPD Pelem dan Pemerintah Desa Pelem, Kecamatan Purwosari dan Kabupaten Bojonegoro atas dukungannya selama ini terhadap pelaksanaan Proyek JTB.

"Kami berharap proses administrasi penetapan lahan pengganti TKD Pelem dapat segera diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya. [lus/suf]

Tag : pertamina ep

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas