PEPC Imbau Waspada Penipuan Tenaga Kerja

Sabtu, 17 Februari 2018 07:22:18
Reporter : Tulus Adarrma
PEPC Imbau Waspada Penipuan Tenaga Kerja
Proyek gas JTB PEPC di Kabupaten Bojonegoro. [Foto: Tulus/bj.com]

Bojonegoro (beritajatim.com)--Penipuan yang berkedok rekruitmen tenaga kerja yang mengatasnamakan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang dilakukan oleh oknum PT Prambanan telah berjalan beberapa bulan lalu.

Korban yang berjumlah beberapa orang dijanjikan untuk menjadi pekerja PEPC dengan posisi berbeda.

Para korban diminta untuk menyerahkan sejumlah uang untuk kemudian langsung ditempatkan di Bojonegoro. Namun, faktanya mereka hanya ditempatkan di rumah kontrakan.

Beberapa pelaku penipuan telah ditangkap dan sekarang menjalani pemeriksaan/pengembangan kasusnua di Polres Bojonegoro.

Modus penipuan tersebut kerapkali terjadi untuk mendapatkan uang dengan jalan menipu calon tenaga kerja.

Modusnya menjaring lulusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia melalui modus mengirimkan surat ke alamat tempat tinggal maupun alamat surat elektronik pribadi (email).

Surat berisi pemberitahuan itu meminta kandidat karyawan untuk mengirimkan sejumlah uang sebagai pembayaran ke rekening tertentu atas akomodasi dan fasilitas yang akan diterima ketika dilaksanakan proses seleksi dan biaya lainnya.

Public Government Affairs & Relation (PGA & Relation) Manager PT Pertamina EP Cepu, Kunadi, menegaskan bahwa PEPC tidak pernah melakukan proses rekruitmen kepada calon tenaga kerja dengan penawaran jabatan/posisi dimaksud.

Dikatakan jika pihaknya membutuhkan tenaga kerja baru, maka rekruitmen akan dilakukan dengan cara mengumumkannya secara terbuka melalui media massa atau melalui situs resmi yang ditentukan perusahaan.

Dalam perekrutannya, PEPC saat ini melibatkan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan rekruitmen tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan proyek yang berjalan.

"Pelamar yang memenuhi kualifikasi awal akan mendapatkan pemberitahuan resmi untuk mengikuti proses seleksi tahap selanjutnya. Pemberitahuan itu akan dikirimkan melalui surat elektronik resmi dari PEPC . Bukan melalui surat elektronik seperti hotmail, yahoo, gmail, dan lain sebagainya," ujarnya.

Direksi PEPC meminta jika lulusan perguruan tinggi ataupun masyarakat luas mendapatkan indikasi penipuan yang serupa dan mengatasnamakan PT Pertamina EP Cepu (PEPC), agar tidak memberikan respon kepada janji-janji penawaran kerja/bisnis yang berasal dari orang atau alamat surat yang tidak diketahui atau meragukan.

"Apabila mengungkapkan informasi melalui situs yang tidak dapat dipercaya mohon untuk melaporkan kejadian tersebut pada aparat penegak hukum," imbuhnya.

Sebagai informasi Proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) di Jambaran-Tiung Biru ini dikerjakan Konsorsium PT Rekayasa Industri – PT Japan Gas Corporation (JGC) Indonesia dan JGC Corporation.

Modus penipuan juga mungkin terjadi dengan mengatasnamakan EPC Kontraktor tersebut dan subkontraktornya; mencatut nama pejabat Forpimda Provinsi Jawa Timur/Jawa Tengah, mencatut nama pejabat Forpimda Bojonegoro; mencatut nama pejabat Forpimka di Kecamatan serta Kepala Desa di sekitar area proyek JTB.

"Untuk mencegah terulangnya penipuan serupa, PEPC akan memberikan pengumuman pada papan informasi di desa-desa sekitar area proyek JTB dan di beberapa instansi Pemkab Bojonegoro," pungkasnya. [lus/air]

Tag : pepc

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas