Pemerintah dan Pertamina Terus Sosialisasikan Rencana Proyek Kilang Minyak Tuban ke Warga

Sabtu, 03 Februari 2018 12:47:36
Reporter : M Muthohar
Pemerintah dan Pertamina Terus Sosialisasikan Rencana Proyek Kilang Minyak Tuban ke Warga

Tuban (beritajatim.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pertamina dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, kembali melakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan proyek strategis Kilang Minyak yang akan dibangun di Tuban.

Sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan proyek strategis Kilang Minyak itu berlangsung di Gedung KSPKP, Tuban mengundang warga Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang tanahnya masuk dalam pemetaan untuk kilang itu, Sabtu (3/2/2018).

Kegiatan sosialisasi terkait dengan Kilang Minyak itu sudah beberapa kali di lakukan kepada warga masyaakat beberapa desa di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Namun sejumlah warga yang rencana tanahnya akan dibeli untuk lokasi kilang minyak mengaku sudah ada yang menolak dengan adanya kilang itu.

"Hari ini kita lakukan sosialisasi untuk Desa Remen. Sosialisasi adalah memberikan informasi awal kepada masyarakat tentang proyek strategis nasional kilang minyak," terang Anom Surahno, Kepala Biro Administrasi Pemerintah dan Otonomi Daerah Pemprov Jatim.

Dalam sosialisasi yang kedua itu sebagian warga dari Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban yang mendapatkan undangan tidak bisa hadir. Disinyalir warga yang tidak ikut hadir dalam kegiatan itu ada yang mendapatkan provokasi untuk tidak hadir dalam kesempatan itu.

"Kita sudah ketemu, dan teman-teman yang hadir ya lumayanlah, sekitar 75 sampai 80 persen. Ini yang kedua kalinya, yang pertama untuk Desa Mentoso," tambahnya setelah sosialisasi di gedung KSPKP Tuban itu.

Dari hasil sosialisasi terkait rencana pengadaan lahan untuk Kilang Minyak sebelumnya di Desa Mentoso diakui masih belum sepenuhnya berhasil. Namun, dengan adanya proses sosialisasi itu setidaknya informasi tentang akan adanya proyek nasional itu sudah sampai kepada warga.

"Kalau di Desa Mentoso memang tidak seluruhnya bisa berhasil, tapi kan sudah sampai. Kita sudah mengambil jalan demokrasi dengan dialog, kalaupun mereka tidak setuju apa yang tidak setuju, penyebabnya dan karena apa tidak setuju? Itu semua ada mekanismenya," papar Anom Surahno.

Sementara itu, untuk sosialisasi akan dilakukan secara bergantian dari beberapa desa yang akan menjadi lokasi kilang minyak itu. Selain itu tahapan selanjutnya adalah akan ada konsultasi publik dan langsung mendatangi warga untuk melakukan dialog dan pendataan secara langsung warga yang memiliki lahan dan masuk dalam proyek kilang itu.[mut/kun]

Tag : pertamina tuban

Berita Terkait

Kanal Berita Migas