BPN Beri Batas Akhir Tahun TKD Gayam Harus Selesai, Jika Tidak...

Kamis, 07 Desember 2017 19:53:42
Reporter : Tulus Adarrma
BPN Beri Batas Akhir Tahun TKD Gayam Harus Selesai, Jika Tidak...

Bojonegoro (beritajatim.com) - Hingga batas akhir tahun 2017, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bojonegoro memberi keringanan agar proses tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro harus selesai. BPN memiliki payung hukum untuk memberikan sanksi jika sampai akhir tahun ini tidak terselesaikan.

Sesuai Permendagri 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, BPN akan mengambil langkah tegas jika proses tukar guling TKD Gayam tidak segera dilaksanakan. Karena, sesuai aturan tersebut 14 hari setelah adanya Musyawarah Desa harus segera dikeluarkan surat Rekomendasi pelepasan TKD dari Bupati.

"Semampang itu tidak diselesaikan ya sudah, nilai dari tim apraisial yang sudah terlanjur ditetapkan harus dititipkan ke Pengadilan Negeri Bojonegoro," ujar Kasi Pengadaan Tanah, BPN, Teguh Geger Yuwono, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, selama ini BPN tidak menerapkan sanksi tersebut. Karena, apabila uang pembebasan lahan dititipkan di Pengadilan Negeri, maka proses birokrasinya akan membutuhkan waktu yang lama. "Kasihan akhirnya masyarakat yang berhak atas uang itu, karena kalau sudah dititipkan akan lama dan rumit," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten I Bagian Hukum dan Pemerintahan Sekkab Bojonegoro, Djoko Lukito, mengatakan, saat ini masih dalam tahap memverifikasi kembali semua dokumen yang akan diajukan kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Setelah itu baru akan ditindak lanjuti. "Ada dokumen yang mulai disesuaikan," pungkasnya.

Pelaksanaan tukar guling tanah kas desa di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, tersebut digunakan untuk pengembangan Lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu. Pelaksanaan proses tukar guling tanah kas desa seluas 12,8 hektare tersebut sudah berlangsung enam tahun lebih. [lus/but]

Tag : blok cepu

Berita Terkait

Kanal Berita Migas