SKK Migas Gandeng Perguruan Tinggi Sosialisasikan Peran Industri Hulu Migas

Kamis, 16 Nopember 2017 00:15:04
Reporter : Temmy P.
SKK Migas Gandeng Perguruan Tinggi Sosialisasikan Peran Industri Hulu Migas

Sumenep (beritajatim.com) - SKK Migas perwakilan wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menggandeng kalangan perguruan tinggi untuk mensosialisasikan peran industri hulu migas bagi masyarakat.

Kegiatan berupa kuliah umum bertema 'Peran Industri Hulu Migas dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat tersebut digelar di dua perguruan tinggi, yakni Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, dan STKIP PGRI Sumenep.

"Sebenarnya ini merupakan kegiatan rutin SKK migas setiap tahun sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat secara menyeluruh. Walaupun kami sadar dengan keterbatasan kami, sulit untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat," kata Humas SKK migas perwakilan Jabanusa, Ami Hermawati.

Ami berada di Sumenep pada Rabu (15/11/2017) untuk membuka dan menghadiri kuliah umum di STKIP PGRI Sumenep.

"Kami berharap dengan kuliah umum, ilmu yang didapatkan mahasiswa ini bisa ditularkan kepada tetangga, teman, atau siapapun yang memungkinkan," ujarnya.

Menurutnya, dengan menggandeng perguruan tinggi, dalam 5 atau 10 tahun ke depan, masyarakat akan terbiasa dengan industri hulu migas di Madura.

"Sosialisasi ini memang tidak mungkin manfaatnya bisa dirasakan langsung sekarang juga. Tapi kami yakin bahwa ini sangat membantu proses merubah paradigma tentang industri migas. Pemanfaatan energi yang baik harus dimulai dari diri sendiri," tandasnya.

Kuliah umum tersebut menghadirkan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas yang beroperasi di Sumenep yakni Kangean Energy Indonesia (KEI), Santos, dan Husky Cnooc Madura Limited (HCML).

Selain itu, kegiatan ini juga didukung tiga KKKS lainnya yang juga beroperasi di Madura, yakni Petronas  dan Pertamina Hulu Energy West Madura Offshore (PHE WMO).

"Perusahaan migas yang beroperasi di sutau wilayah merupakan Kontraktor kontrak kerja sama yang diawasi oleh pemerintah, dalam hal ini SKK migas. Artinya, perusahaan migas tidak murni berdiri sendiri sebagai perusahaan swasta, tetapi kontraktor pemerintah," terang Community Relations and Development Officer Coordinator HCML, Ali Aliyuddin.

Kuliah umum tentang industri hulu migas tersebut diikuti ratusan mahasisw STKIP PGRI Sumenep dari berbagai fakultas. (tem/ted)

Tag : migas

Berita Terkait

Kanal Berita Migas