Produksi Minyak Asset 4 PEP Capai 110 Persen dari Target

Selasa, 06 Juni 2017 02:09:27
Reporter : Ainur Rohim
Produksi Minyak Asset 4 PEP Capai 110 Persen dari Target
GM Asset 4 Pertamina EP, Didik Susilo saat pertemuan dengan pimpinan media Jatim dan Jateng di Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com)--Capaian tingkat produksi Asset 4 PT Pertamina EP per 31 Mei 2017 mencapai 14.357 barel per hari atau 110% di atas target sebesar 12.255 barel per hari.

Jumlah tersebut didapatkan dari 4 field yang ada di wilayah Asset 4 seperti Field Cepu di Jawa Tengah dengan produksi mencapai 1.740 barel per hari, Field Poleng di Jawa Timur dengan produksi mencapai 3.184 barel per hari. Kemudian Field Donggi Matindok dengan produksi mencapai 265 barel per hari dan Field Papua yang baru bergabung dengan Asset 4 sejak bulan Mei 2017 dengan produksi mencapai 1.057 barel per hari, serta unitisasi Sukowati mencapai 8.111 barel per hari. Sementara untuk unitisasi Jambaran Tiung Biru ditargetkan akan onstream pada tahun 2019.

"Kami bersyukur karena kinerja dari Asset 4 mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja PT Pertamina EP secara keseluruhan, karena dari seluruh asset yang ada, Asset 4 yang produksinya di atas target dan mampu memberikan profit per bulan April 2017 mencapai USD 28 Juta atau setara Rp 378 miliar (Kurs Rp 13.500) atau sekitar 14,5%," kata Didik Susilo, Asset 4 General Manager PT Pertamina EP saat pertemuan dengan pimpinan redaksi media di Surabaya, Senin (5/6/2017) petang.

Didik menjelaskan bahwa prinsip efisiensi dan pemilihan strategi prioritas dalam menjalankan pekerjaan jadi dasar yang dipegang manajemen dalam menjalankan roda perusahaan.

"Salah satu wujud efisiensi yang berhasil kami terapkan antara lain dengan berhasilnya percepatan Turn Around atau perawatan CPP Gundih, dengan waktu yang lebih cepat 56 jam dari target yang ditentukan. Kami berhasil menghemat biaya secara keseluruhan sekitar Rp 9 miliar," tambahnya.

Selanjutnya, setelah proses perawatan plant itu selesai, maka CPP Gundih kembali beroperasi secara normal menyalurkan gas kepada konsumen dengan kapasitas produksi maksimal mencapai 50 juta kaki kubik gas per hari.

"Selain itu, dalam menjalankan strategi perusahaan Journey to 100.000 BOPD, kami di Asset 4 juga melakukan beberapa kegiatan percepatan operasi sumur. Kemudian kami juga tengah merencanakan bor offshore di Poleng Field yang merupakan pertama kalinya di PT Pertamina EP dan kegiatan 2 sumur bor di Struktur Tapen serta Work Over sumur Kedung Tuban. Selain itu, rencana terinasi Sukowati pada 2018," jelas Didik.

Dengan aktifitas operasi tersebut, tambah Didik, manajemen berharap produksi bisa terus meningkat dan memberi kontribusi terhadap PT Pertamina EP dan produksi migas secara nasional.

"Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh stakeholder agar operasi kami berjalan lancar," pinta Didik. [air]

Tag : pertamina ep

Berita Terkait

Kanal Berita Migas