Ini Rusa Jawa Hasil Penangkaran Pertamina EP Asset 4-Perhutani

Kamis, 18 Mei 2017 12:51:56
Reporter : Tulus Adarrma
Ini Rusa Jawa Hasil Penangkaran Pertamina EP Asset 4-Perhutani
Rusa Jawa hasil penangkaran PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu-Perhutani. [Foto: tulus/bj.com]

Bojonegoro (beritajatim.com)--PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Parengan, Bojonegoro berhasil mengembangkan penangkaran Rusa Jawa (Cervus Timorensis).

Pada masa lalu, Rusa Jawa banyak ditemui di hutan jati Jawa Timur. Namun Rusa Jawa memang tak mudah lagi dijumpai saat ini. Hal tersebut yang mendasari PT Pertamina EP untuk berupaya memulihkan kembali keberadaan Rusa Jawa di alam bebas.

Program konservasi yang dimulai sejak Mei 2014 ini, menunjukkan progress menggembirakan dengan jumlah awal 6 ekor rusa, dan kini berjumlah 31 ekor yang tampak sehat dan lincah di areal Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Parengan, Bojonegoro, Jawa Timur.

"Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Perum Perhutani atas kerjasamanya setelah kurang lebih memasuki tahun ke-3 program konservasi, jumlah Rusa Jawa telah bertambah, dan terakhir 13 Mei 2017 kemarin bertambah 1 ekor anak Rusa Jawa hasil penangkaran, sehingga totalnya sekarang 31 ekor", ujar Agustinus, Legal & Relation Manager PT Pertamina EP Asset 4 saat meninjau lokasi program konservasi yang dilakukan secara Exsitu tersebut, Kamis (18/5/2017).

Penangkaran Rusa Jawa di kawasan hutan Bojonegoro tersebut merupakan upaya PT Pertamina EP (PEP) Aset 4 Cepu, dalam menjaga pelestarian keaneakaragaman hayati.

Agustinus menjelaskan, upaya pelestarian Rusa Jawa tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dan komitmen perusahaan untuk beroperasi dengan berwawasan lingkungan.

"Ke depan kami akan coba lihat potensi keanekaragaman hayati di lokasi lain di area PT Pertamina EP Asset 4, seperti di Field Poleng dengan Rusa Bawean Gresik, Field Donggi dengan burung Maleo di Sulawesi dan Field Papua dengan Burung Nuri Kepala Hitam", tegas Agustinus. [air]

Tag : pertamina ep

Berita Terkait

Kanal Berita Migas