Jonan Menteri ESDM Tinjau Kesiapan Kenaikan Produksi Blok Cepu

Sabtu, 21 Januari 2017 08:56:04
Reporter : Tulus Adarrma
Jonan Menteri ESDM Tinjau Kesiapan Kenaikan Produksi Blok Cepu
Ignatius Jonan meninjau EMCL di Banyu Urip Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) - Kepala Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengunjungi lapangan minyak dan gas bumi (migas) Banyu Urip Blok Cepu yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (20/1/2017).

Dalam kunjungannya ia memastikan anak perusahaan asal Amerika Serikat itu mampu melakukan penambahan produksi dari 185 ribu barel perhari menjadi 205 ribu barel perhari. "Resiko kenaikan produksi sampai 20 persen saya kira tidak ada masalah," ujarnya.

Saat ini EMCL sudah melakukan produksi sebesar 203 ribu barel perhari. Jumlah produksi tersebut, menurutnya masih dalam batas toleransi untuk pengurusan analisa dampak lingkungan (Amdal). "Namun jika masih akan dinaikkan lagi maka harus ada pengajuan amdal baru lagi," terangnya.

Pengajuan Amdal yang dilakukan operator Blok Cepu itu kini masih di kantor Kementerian Lingkungan Hidup. Pihaknya meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup agar memprioritaskan pengajuan amdal tersebut untuk segera diberi rekomendasi.  "Pada tahun 2017 sehingga bisa 6 persen diatas target," harapnya.

Saat ini jumlah produksi nasional sudah mencapai target yang ditetapkan di APBN. Jumlah produksi minyak nasional di tahun 2017 ini sebesar 837 ribu barel perhari. "Target yang dipatok di APBN sebesar 815 ribu barel perhari," jelasnya.

Sementara menurut Vice President Public and Government Affairs, ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah melakukan penaikan produksi menjadi 203 ribu barel perhari.

Penaikan jumlah produksi itu sesuai dengan permintaan SKK Migas untuk melakukan test produksi.

Penaikan jumlah produksi itu untuk memastikan bahwa fasilitas produksi tidak ada masalah. "Kita sudah melihat fasilitas itu setelah dihitung masih bisa untuk dinaikan diatas 185 ribu barel perhari tanpa menambah fasilitas baru dan itu masih dalam uji coba," terangnya.

"Sudah kami perhitungkan semua peralatan sudah mampu dalam produksi segitu (antara 203 ribu barel perhari). Dan setiap alat juga sudah mempunyai asuransi sendiri," tambahnya.

Masa uji coba kenaikan produksi menjadi 203 ribu sampai 205 ribu barel perhari itu sudah dilakukan sepekan terakhir ini. "Lebih dari satu minggu ini dicoba untuk angka produksi 203-205 ribu barel perhari.

Fasilitas kita bisa lebih dari 200 ribu barel peari," pungkasnya.[lus/ted]

Tag : blok cepu, bojonegoro

Berita Terkait

Kanal Berita Migas