Warga Manfaatkan Energi Terbarukan Jadi Pupuk Kompos

Selasa, 17 Januari 2017 21:38:08
Reporter : Tulus Adarrma
Warga Manfaatkan Energi Terbarukan Jadi Pupuk Kompos

Bojonegoro (beritajatim.com) - Puluhan warga dari Desa Mojodelik, Gayam, Ringin tunggal dan Sudu Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro mengikuti kampanye energi alternatif, Selasa (17/1/2017). Salah satu energi terbarukan itu adalah biogas yang mampu dijadikan pupuk kompos.

"Hari ini kita melihat betapa banyak slurry yang dihasilkan dari biogas di Kecamatan Gayam. Dijadikan pupuk kompos nilainya luar biasa," ucap Lukas Kristian Nugraha Pakar Marketing dari Salatiga.

Lukas Kristian Nugraha, mengungkapkan dari hasil pemantauannya 90 penerima reaktor di empat desa di Kecamatan Gayam itu bisa menghasilkan hingga 1.350 kg per hari, 40 ton per bulan. Jika dibuat pupuk kompos, imbuh dia, bisa memenuhi kebutuhan petani satu kecamatan. "Itu ilustrasi sederhana. Saya hanya menyampaikan bahwa nilai ekonominya luar biasa," ungkapnya, saat memberikan materi.

Program penerima energi alternatif ini merupakan bantuan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk membangun ekonomi masyarakat. Perwakilan EMCL, Ukay Subqy mengatakan bahwa selain mengurangi biaya gas dan listrik rumah tangga, biogas ini juga bernilai ekonomi dari slurry yang diolah jadi pupuk kompos.

"Melalui kegiatan hari ini kita berharap mereka bisa mendapat manfaat berlipat, sesuai slogannya, Terus Untung Dengan Biogas," ucapnya sambil berderai tawa.

Program energi alternatif ini merupakan kelanjutan dari program biogas yang sudah didampingi LSM Trukajaya di Kecamatan Gayam sejak 2014. Akhir tahun lalu warga mendapat pelatihan pembuatan pupuk kompos. Hingga tahun ini, lebih dari 100 rumah tangga telah menerima manfaat program ini. Pembahasan nilai ekonomi dari pemanfaatan energi alternatif ini dilakukan di Dusun Sumurpandan Desa Gayam. [lus/but]

Tag : emcl

Berita Terkait

Komentar

Kanal Berita Migas