Kenduri 5000 Layah dan Parade Seni Budaya, Moment Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Rabu, 21 Nopember 2018 20:20:25
Reporter : Misti P.
Kenduri 5000 Layah dan Parade Seni Budaya, Moment Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Mojokerto (beritajatim.com) - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 Hijriah, Pemkot Mojokerto kembali menggelar Kenduri 5000 layah dan Parade Seni Budaya. Acara untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW tersebut digelar di Lapangan Hayam Wuruk, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Rabu (21/11/2018).

Kegiatan kenduri Maulid ini diawali dengan pawai dan parade Pataka, drum band, Ikatan Gus dan Yuk Kota Mojokerto dari garis start depan SMA Islam Brawijaya Jalan Raya Surodinawan menuju Lapangan Raden Wijaya Surodinawan, disambung dengan peserta dari OPD yang memakai batik rengkik berjalan kaki mengarak tumpeng raksasa, gunungan onde-onde.

Sambil membawa asahan, layah berisi nasi dan lauk untuk kenduri diarak ke Lapangan Raden Wijaya. Selain itu dimeriahkan parade lintas budaya, atraksi barongsai dan reog. Mewakili Plt Walikota Mojokerto, Suyitno, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto, Harlistyati menyampaikan kegiatan kenduri 5000 layah dan parade budaya merupakan bentuk penghargaan dan untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

"Ini juga sekaligus sebagai sarana silaturahim Pemerintah Kota Mojokerto bersama seluruh elemen masyarakat Kota Mojokerto. Kegiatan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan saat yang tepat bagi kita untuk kembali mengevaluasi diri serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, meneladani ahlaq mulia yang diajarkan dan dicontohkan, serta dapat mengambil hikmah dari sejarah perjuangan beliau," ungkapnya.

Selanjutnya, tegas Harlis, hal tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto, lanjutnya, agar tetap menjaga suasana yang rukun dan damai dengan saling menghormati sesama ummat beragama, saling bergotong royong dan bekerjasama membangun masyarakat Kota Mojokerto yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral.

"Tema peringatan Maulid Nabi tahun ini yakni Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw Ini, Mari Kita Tingkatkan Kerukunan, Keamanan, dan Persatuan Masyarakat Kota Mojokerto. Selain itu juga disampaikan pesan Plt Walikota agar masyarakat Kota Mojokerto tetap menjaga dan mempertahankan Kota Mojokerto yang aman, damai dan kondusif," katanya.

Terlebih lagi menjelang tahun 2019, dimana bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah. Untuk itu peran dan tanggung jawab seluruh masyarakat dalam menyukseskan proses pemilihan umum nanti sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas serta demi Kota Mojokerto yang lebih baik pada hari esok.

Sementara itu, di lapangan Raden Wijaya seluruh peserta parade dan masyarakat Kota Mojokerto bersama-sama membaca sholawat Nabi Muhammad SAW. Acara ditutup dengan kenduri serta penyajian onde-onde, buah dan sayur gunungan raksasa yang dibagikan pada masyarakat yang hadir.

Turut hadir dalam acara Kenduri 5000 layah dan parade budaya  jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, Wakil Wali Kota Mojokerto terpilih Ahmad Rizal Zakaria, Ketua Bhayangkari Kota Mojokerto, tokoh dan warga masyarakat, RT/RW, jajaran organisasi keagamaan dan organisasi kemasyaratan se-Kota Mojokerto.[tin/adv]

Tag : pemkot mojokerto

Berita Terkait

Komentar

Kanal Advetorial