Upacara Hari Kebangkitan Nasional

Wawali Mojokerto Himbau Jaga Persatuan dan Manfaatkan Teknologi

Senin, 21 Mei 2018 12:53:17
Reporter : Misti P.
Wawali Mojokerto Himbau Jaga Persatuan dan Manfaatkan Teknologi

Mojokerto (beritajatim.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman Kantor Wali Kota Mojokerto, Senin (21/5/2018). Bertindak selaku inspektur upacara, Wakil Wali Kota Mojokerto, Suyitno yang membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional mengambil tema 'Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital'. "Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia," ungkapnya. 

Yakni untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan.

"Agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia. Bersatu adalah kata kunci untuk menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang maha kuat menghadang di depan," katanya. 

Wakil Wali Kota menambahkan, Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan  bakar utama kemerdekaan. Bung Karno juga menggambarka persatuan bangsa seperti layaknya sapu lidi. 

"Jika tidak diikat, maka lidi tersebut akan tercerai berai, tidak berguna dan mudah dipatahkan. Tetapi jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu, mana ada manusia bisa mematahkan sapu lidi yang sudah terikat. Pada masa sekarang ini ada kekuatan-kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan persatuan bangsa," ujarnya. 

Muncul hasutan-hasutan yang membuat bertikai dan tanpa sadar mengiris ikatan yang sudah puluhan tahun menyatukan segala perbedaan tersebut. Padahal inilah masa yang sangat menentukan bagi semua. Menurutnya, inilah era yang menuntut kita untuk tidak buang-buang waktu demi mengejar ketertinggalan dengan  bangsa-bangsa lain.   

"Momentum sekarang ini menuntut kita untuk tidak buang-buang energi untuk bertikai dan lebih fokus pada pendidikan serta pengembangan manusia Indonesia. Oleh karenanya, kita harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai  terpecah-belah," tuturnya. 

Demikian juga dalam konteks menghadapi digitalisasi ini, masih kata Suyitno, semua harus dalam irama yang serempak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para pencari masalah. Yakni bersama-sama menjauhkan  dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif.

"Agar anak-anak bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi dan mendapatkan manfaat darinya. Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-110, mari maknai peringatan  ini di lingkungan kita sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya  manusia. Terutama generasi muda yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.[tin/adv]

Tag : Pemkot Mojokerto, Harkitnas

Berita Terkait

Komentar

Kanal Advetorial