Peringatan Hari Bumi Tahun 2017 Pemkab Mojokerto

Bupati Mojokerto Arahkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Sabtu, 22 April 2017 21:43:00
Reporter : Misti P.
Bupati Mojokerto Arahkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Mojokerto (beritajatim.com) - Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, sepakat dengan hasil gagasan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Rio De Janeiro, Brazil pada tahun 1992 lalu yakni, pembangunan berwawasan lingkungan merupakan usaha meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini disampaikan dalam acara Peringatan Hari Bumi Tahun 2017, di GOR Gajah Mada Mojosari, Sabtu (22/4/2017).

"Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan usaha meningkatkan kualitas SDM. Di dalamnya ada dua gagasan penting yakni, gagasan kebutuhan (kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup) dan gagasan keterbatasan (pemenuhan kebutuhan baik kini maupun nanti yang ada keterbatasannya)," ungkapnya.

Lanjutnya, demi menciptakan generasi muda berkualitas dan berwawasan lingkungan, sejak tahun 2006, Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah melaksanakan program Adiwiyata. Tujuannya yakni menciptakan lingkungan sekolah dengan menyerap manfaat langsung keramahan alam sebagai sarana belajar mengajar. Konsep ini diakui berpengaruh dalam pembentukan kualitas SDM lebih baik.

"Adiwiyata dapat dimaknai sebagai tempat yang baik dalam menyerap ilmu pengetahuan, norma serta etika untuk menuju terciptanya kesejahteraan dan cita-cita pembangunan berkelanjutan. Pada event Hari Bumi 2017 ini, saya mengajak semuanya untuk berpartisipasi menjaga lingkungan, contohnya dengan memanfaatkan sampah dan eksplorasi ide pelestarian lingkungan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin dalam laporan sambutannya menjelaskan, jika aksi nyata Peringatan Hari Bumi 2017 bertemakan 'Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat terhadap Pentingya Menjaga Lingkungan Hidup dan Pengaruhnya terhadap Iklim' tersebut dituangkan lewat lomba lukis poster dan topi daur ulang sampah yang diikuti 650 siswa tingkat sekolah dasar.

"Aksi nyata Peringatan Hari Bumi Tahun 2017 kali ini adalah, lomba lukis dan topi daur ulang sampah tingkat sekolah dasar yang diikuti kurang lebih 650 siswa dari SD Mojosari, Seduri, Belahan Tengah, Randubango  dan Mojosulur. Peserta merupakan juara dari gelaran pekan seni tingkat SD se-Kec Mojosari tahun 2017," ujarnya.

Sesaat sebelum lomba lukis dimulai, Bupati didampingi istri sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, Ikfina Kamal Pasa juga bersama wakil bupati Pungkasiadi dan istri Yayuk Pungkasiadi serta Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Soewito dan istri Diah Ratna Herry Soewito, didaulat untuk melakukan kompetisi kecil yakni melukis pada media kanvas dengan tema bumi.

Hari Bumi sendiri dicanangkan oleh senator dan pengajar lingkungan hidup asal Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada tahun 1970. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sendiri merayakan hari Bumi sebagai tradisi dari seorang aktivis perdamaian, John McConnell pada tahun 1969, yakni hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa atau disebut Ekuinoks Maret. Kini Hari Bumi diperingati di lebih 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Network). [tin/but/adv]

Tag : pemkab mojokerto

Berita Terkait

Komentar

Kanal Advetorial