Bupati Gresik Lengkapi Halte Bus dengan Perpustakaan Mini

Kamis, 26 Januari 2017 17:52:56
Reporter : Deni Ali Setiono
Bupati Gresik Lengkapi Halte Bus dengan Perpustakaan Mini

Gresik (beritajatim.com)- Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melakukan terobosan untuk membuat masyarakat Gresik cerdas, dan tidak ketinggalan dalam ilmu pengetahuan.

Terkait dengan terobosan itu. Orang nomor satu di Gresik tersebut membangun halte bus dengan dilengkapi perpustakaan mini.

Salah satu perpustakaan yang diresmikan adalah halte bus di Jalan Veteran Gresik, Kamis (26/01/2017).

Tahap awal, ada dua halte yang dilengkapi perpustkaan mini yang setiap halte ada sekitar 60 buku mengkoleksi di perpustakaan mini yang disebut Bupati Gresik, Perpustakaan Mini Kota Wali (Pusmintali). Dua Pusmintali yang diresmikan itu ada di Jalan Veteran, serta di halte bus Randuagung dekat pos polisi, dan pintu masuk Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).

Menurut Sambari, sebagian besar koleksi buku adalah buku ilmu pengetahuan yang berorientasi pada buku-buku agama. "Kami memilih lebih memperbanyak buku agama karena sesuai yaitu terwujudnya Gresik yang agamis, adil, sejahtera, dan berkehidupan yang Berkualitas," ujarnya.

Meskipun diakui buku-buku koleksi yang ada di perpustakaan halte ini rawan hilang, Bupati Sambari menjamin akan terus mengisi buku-buku tersebut.

"Saya tidak mengatakan buku-buku itu hilang, tetapi buku itu bagus, menarik dan belum selesai dibaca oleh pembacanya. Sehingga, buku itu dilanjut membaca dirumah. Kalau nanti di rumah semua seisi rumah membaca buku itu pasti manfaat buku itu semakin luas," ungkapnya.

Selain akan dibangun lagi beberapa perpustakaan mini di beberapa halte bus. Bupati Sambari menyatakan untuk memperluas minat baca buku masyarakat dengan membangun beberapa perpustakaan mini di beberapa kantor dinas, Satlantas, rutan, ruang tunggu pelabuhan penyeberangan kapal, terminal, tempat ziarah, rumah sakit. "Perpustakaan juga akan kami perluas sampai Balai RW dan pos RT," tuturnya.

Untuk membangun serta pengadaan buku, Bupati Sambari mengaku tidak ada masalah. Bupati menyampaikan selain dari APBD Gresik. Pihaknya juga akan meminta kepada seluruh elemen masyarakat yang peduli.

"Kami sudah ada kesanggupan serta dukungan dari berbagai pengusaha. Beberapa perusahaan juga kami libatkan melalui dana CSR. Kalau perlu semua PNS kami mintai sumbangan buku," tukasnya.

Saat ini, menurut Bupati Sambari Perpustakaan Gresik adalah yang paling lengkap sebagai bahan rujukan literasi. Sambari mengaku sudah mengumpulkan 4698 judul skripsi dari berbagai ilmu.
"Saya katakan literature skripsi di Perpustakaan Gresik adalah yang terlengkap di Indonesia, karena berasal dari berbagai disiplin ilmu. Dibanding perpustakaan kampus yang hanya ada sesuai jurusannya," ujarnya.

Menanggapi pernyataan Bupati Gresik, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Siti Jaiyaroh melaui Kabag Humas Suyono mengatakan, saat ini koleksi buku di Perpustakaan Gresik ada 14.337 judul dengan jumlah 87.146 eksemplar. Dari jumlah itu ada 200 buku keagamaan yang berjumlah 7200 eksemplar. 

Selain di Perpustakaan Pemkab Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jaiyaroh juga mengaku mempunyai 1968 perpustakaan yang ada di lembaga sekolah. Ada 80 perpustakaan desa dan 18 perpustakaan yang ada di Kecamatan serta taman bacaan masyarakat.

Mengenai berdirinya perpustakaan mini di halte serta tempat lain, Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan program ini bagian dari Gresik pintar. Selain untuk mendukung program Literasi Nasional serta mendekatkan buku kepada masyarakat. Perpustakaan ini juga bisa dimanfaatkan oleh siswa sekolah terutama disaat menunggu angkutan kota datang.

"Tentunya nanti kedepan akan memperbanyak lagi koleksi buku sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat. Buku-buku koleksi tersebut lebih memperbanyak pada konten keagamaan selain ilmu pengetahuan," tandasnya. [adv/dny]

Tag : pemkab gresik

Berita Terkait

Kanal Advetorial